Farida Hanum

Orang ndeso yang punya angan-angan jadi penulis....

Selengkapnya
VALENTINE'S DAY CUMA BUALAN

VALENTINE'S DAY CUMA BUALAN

Banyak orang beranggapan bahwa tanggal 14 Februari penting sekali merayakan valentine day. Hampir seluruh dunai merayakannya. Apalagi kalangan remaja, pelajar bahkan anak yang bau kencur pun tak lepas dari pengaruh merayakan valentine day. Mereka sibuk mempersiapkan perayaan tersebut. berusaha mempersiapkan pesta yang paling berkesan, tak lupa coklat harus tersedia sebagai wujud kasih sayang. Kehebohan valentine day sebagai sebuah perayaan hampir menjadi menu wajib khususnya bagi remaja. Mereka para remaja dengan mudahnya terpengaruh budaya barat. Melalui akses internet, ataupun media elektronik lainnya mereka meniru budaya barat dalam merayakan valentine day. Mereka hanya ikut-ikutan tapi tidak faham betul tentang apa itu valentine day. Mereka hanya tahu bahwa valentine day adalah hari kasih sayang yang diwujudkan dengan pesta meriah dan hura-hura tanpa berfikir resiko yang ditanggung setelah berhura-hura. Jika remaja bisa berfikir jernih dan menghayati makna valentine day tentu mereka akan lebih senang berada di rumah dan menikmati hari kasih sayang bersama keluarga.

Sejarah mengatakan bahwa valentine day adalah merupakan budaya barat bukan budaya islam. sebagai seorang remaja, khususnya remaja islam harus tahu asal muasal munculnya valentine day. Ada beberapa versi atau pendapat tentang valentine day, (pertama) bahwa valentine day adalah perayaan untuk mengenang meninggalnya pendeta valentino yang mati karena membela keyakinan. (kedua), bahwa hari valentine adalah hari untuk mengenang pendeta valentino yang mati karena membela cinta dua jenis anak manusia yang jelas-jelas sudah terlarang oleh pihak gereja. (ketiga) versi lain mengatakan bahwa valentine day tanggal 14 Februuari merupakan musim kawin sejenis burung tertentu. (Micrsoft student with Encarta premium 2008).

So...wahai para remaja khusunya remaja muslim haruskah kalian merayakannya? lihatlah dari asal muasalnya saja sudah jelas bahwa valentine day mengenang pendeta valentino, maka sebagai remaja muslim menurut pandangan islam tidak pantaslah kita merayakannya. Disamping itu umumnya kalau merayakan valentine day remaja selalu merayakan dengan pasangannya atau kekasih alias pacar. Kalau sudah merayakan dengan lawan jenis sudah jelaslah akan menerobos norma-norma agama, dan itu bukanlah pribadi remaja muslim. Remaja sering salah kaprah dalam memaknai kasih sayang, ketika mereka berkasih sayang dengan kekasih atau pacar jelas ujung-ujungnya adalah melakukan hubungan bebas. Nauzubillah...

Sebagai remaja muslim kita sudah diwanti-wanti oleh Allah dalam al Quran, melalui firmanNya yang berbunyi: "Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak memiliki pengetahuan tentangnya, sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati semuanya akan diminta pertanggung jawaban" /QS: Al Isro':36

Di dalam Islam tidak ada istilah sekedar ikut, cuma mengikut atau ikut-ikutan saja. Sebagai seorang muslim sebelum melakukan sesuatu kita harus apa dan bagaimana islam menyikapi. Menjadi generasi muslim harus mempunyai sikap tegas dan cerdas, tidak gampang terpengaruh atau menjadi generasi pembebek atau sekedar ikut-ikutan. Oleh karena itu, menyikapi valentine day kita harus beda, kita tidak butuh cinta yang berbalut nafsu kita butuh janji bukan sekedar bualan. Sebagai remaja muslim, kita diajarkan tentang kasih sayang kepada semua makhluk, bahkan dalam mencari pasangan hidup sudah diatur sedemikian rupa sehingga tidak melanggar harkat dan martabat. Jadi sebagai generasi muslim kita harus pandai memilah dan memilih sisi manfaat dari perayaan valentine day. Kalau sekedar merayakan, cukup kita mewujudkan kasih sayang dalam keluarga dengan saling membantu dalam kebaikan, memberikan perhatian lebih terutama kepada sesama yang membutuhkan. Dengan demikian kita bisa memiliki rasa peduli kepada sesama dan mewujudkan kasih sayang pada tempatnya.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

so, http://srisugiastuti.gurusiana.id/article/say-no-to-valentines-day-0 So say no to valentine's day ya Bu

14 Feb
Balas

Artikel yang mengingatkan kita untuk berkasih sayang setiap saat pada siapa saja

14 Feb
Balas

ya pak..mdh2n anak2 kita selamat dari pengaruh valentine

14 Feb

Nģge.sdh sy baca n sy komen bun..

14 Feb
Balas

Ternyata pengaruh barat lebih besar ya bu terhadap generasi penerus kita. Contohnya waktu SMA dulu saya juga termasuk korban Valentine DAy..hehehe. Salam kenal

14 Feb
Balas

ya. betul pak... remaja jaman now sangat rentan. trims

14 Feb

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali